Jumat, 24 Januari 2014

TRIP TO KOREA (PART 1)

Edit Posted by with No comments

Hello ... Annyeonghaseyo ^^ i don’t want to introduce my self eventho this is my first post. Just contact me at @IstyUtamy 

Since so many friends asked me about my Korean trip, i will share it. So you can find your answer in this post, because its too tired to answer one by one question. Lets enjoy :”)


Day 1 (10 januari 2014)
Seperti berasa mimpi gak mimpi akhirnya bisa juga ke Korea. Karena semuanya serba dadakan. Beli tiket h-1 bulan dan akhirnya beli dengan harga yang cukup mahal. Packing pun rasanya ogah-ogahan. Tapi akhirnya semua selesai juga dan yaaa lets go to Soekarno Hatta. Janjian sama Ara di terminal 3. Dia udah dateng dari jam 16.30 sedangkan gw baru dateng jam 18.30, ah mianhae chingu-ah :p

Karena waktu yang udah mepet akhirnya langsung check in dilanjut sholat magrib dan makan di Bakmi GM. Sekitar jam 19.30 akhirnya mutusin buat nunggu di boarding gate aja. Ohya ke Korea ini gw bertiga,  Ara (@nobitakudo) dan sepupunya dari Pontianak Chandra. Baru masuk boarding gate langsung dapet kabar flight kami delay satu jam. Antara khawatir juga karena nanti harus transit di Kuala Lumpur dan waktu transit hanya satu jam. Akhirnya terbanglah kami ke KL dengan sebelumnya dikasih nasi kotak sebagai kompensasi delay 1 jam.


Ke KL flight jam 21.30 WIB dan sampe di KL jam 00.30 waktu setempat. Karena pesawat delay, turun dari pesawat kita langsung di sambut sama petugas bandara yang teriak-teriak. “Koreaaaa, Incheoooonn, Incheoooonn”. Jadi kita yang transit menuju Korea dikumpulin dulu semuanya dan sama-sama ke bagian imigrasi dan langsung digiring ke pesawat lagi. Tanpa jeda, semuanya serba buru-buru. Masuk pesawat diliatin orang sepesawat, karena mereka harus nungguin kita semua dari Indonesia. Jadi penerbangan telat sekitar 30 menit. And here we go. KOREA, I’M COMIIINNNGGG :D


Day 2 (11 januari 2014)
Akhirnya sampai juga di Incheon International Airport sekitar jam 08.30 KST. Baru pertama kali nginjakin kaki di bandara terbaik kedua di dunia. Untuk yang belum pernah ke Korea sedikit mau share aja. Jadi dia itu dari tempat turun pesawat ada fasilitas semacam subway yang bawa kita ke bangunan utama bandara. Keren aja gitu, di Indonesia gak ada, paling mentok naik bis lol.

Singkat cerita setelah ambil bagasi dan sarapan di bandara kita mutusin untuk naik Limousine Bus dari Airport menuju hostel. Awalnya mau naik subway, tapi apa daya koper beratnya aja 18kg dan gak sanggup naik turun tangga dengan koper seberat itu. Naiklah kita Limousine Bus nomor 6002 dengan bayar 10.000 won.

Kita menginap di Orange Guesthouse di daerah Hongdae. Setelah unpacking dan istirahat sebentar  akhirnya kita mulai menjelajahi Seoul dan diawali dengan makan Samgyetang di restoran depan hostel. 

Ini Samgyetang depan hostel. Enak banget, harganya sekitar 12.000 won kalo gak salah.


Ini penampakan depan hostel kita. Gak berani foto dalam kamar karena berantakan banget hehe

Setelah kenyang kita langsung menuju Mouse Rabbit (caffe-nya Yesung). Untuk kesana kita harus naik subway dan turun di Konkuk University. Sayangnya disana lagi gak ada Yesung, Cuma ada omma dan appa. Kita janjian sama temennya Ara disini sambil menikmati secangkir hot choco. 


Akhirnya kita memutuskan untuk ke Gwanghwamun Square. Menikmati patung King Sejong di malam hari. Gak jauh dari Gwanghwamun, ada Chonggyeocheon Stream. Tau kan yang jadi lokasi syuting MV SJ SNSD Seoul Song, yang adegan Kyuhyun ngelamar Seohyun.


Disebrangnya ada halte untuk Seoul City Tour, dan akhirnya kita mutusin untuk naik bis tersebut. Sekitar 45 menit diajak berkeliling kota Seoul dengan istirahat 10 menit di Namsan Tower. Dan kita pun kembali ke hostel untuk istirahat.

Dari dalam Seoul City Tour Bus

Kota Seoul di malam hari dari Namsan Tower

Day 3 (12 januari 2014)
Pagi-pagi pas kita nengok di jendela ternyata lagi turun saljuuuuu. Bayangkan, kita sebagai orang tropis yang gak pernah liat salju, liat salju pertama kali noraknya banget-banget. Keluar hostel tanpa pakai coat dan Cuma pakai sendal. Langsung naik ke lantai 2 dan nyeker demi bisa rasain salju itu kaya apa lol.



Jam 10 pagi kita udah siap-siap menuju ke Namsan Hanok Village. Di subway station sempet ditolong sama ahjussi baik hati. Dia gak bisa bahasa Inggris tapi niat banget bantuin kita yang kebingungan di station. Susah payah jelasin pake peta, padahal kita tau kita harus kemana. Cuma gimana bilang ke ahjussi itu kalo kita udah ngerti kita harus kemana. 

Namsan Hanok Village. Banyak orang pribumi yang lagi main mainan tradisional disini. Berhubung anak-anak sekolah lagi libur winter juga.






Setelah itu kita ke Namsan Tower dengan naik bus dari depan Namsan Hanok Village. Untuk bisa ke Namsan Tower itu kita harus nanjak dulu. Maklum di Indonesia gak biasa olahraga, nanjak segini jadi berasa capek, kalah telak pokonya sama halmoni dan haraboji.





Dari Namsan ini kita bisa langsung ke Itaewon dengan naik bis, jadi gak perlu capek-capek naik turun tangga di subway station. Sesampainya di Itaewon kita langsung cari makan siang. Disini banyak makanan halal. Dan akhrnya kita memutuskan untuk makan disini dengan memesan bibimbap, japchae dan sup iga sapi (lupa nama Koreanya)
Setelah itu kita memutuskan untuk sholat di Mesjid terbesar di Seoul, dan subhanallah-nya kita kesini bertepatan dengan adzan ashar. Rasanya itu luar biasa banget bisa denger adzan di Korea, yang notabene islam itu minoritas disini.






Selanjutnya kita mutusin ke Myeongdong, gak belanja cuma window shopping aja. Hari kedua udah belanja mah, matilah awak, hidup masih panjang di Korea. Karena capek habis jalan-jalan di Namsan dan Myeongdong kita mutusin untuk balik ke hostel niatnya untuk istirahat sebentar dan lanjut ke Mouse Rabbit dan Grill5 taco (Restaurantnya Donghae). Lagi iseng buka twitter tiba-tiba Ryeowook update masalah bora di Sukira dan dia minta kita untuk dateng liat dia. Tanpa mikir panjang langsung deh ke KBS dengan amat keburu-buru. Padahal bora masih 2 jam lagi, alhasil hp semua ketinggalan. Nyampe sana kita nyasar total. Gatau KBS dimana, nanya orang akhirnya nemu tapi kita gak nemu dimana bisa liat broadcast radio. Akhirnya nyerah balik lagi ke hostel. Fyi, pada saat itu suhu -7 tapi banyak angin jadi feels like -16. Bayangin coba dinginnya kaya apa bayangiiiinnn. Kita berdua udah menggigil, gigi udah menggretak, udah mau nangis rasanya pengen balik ke Indonesia saat itu juga.

Lanjut di part 2 hihi





0 komentar:

Posting Komentar