Hello ... Annyeonghaseyo ^^ i don’t want to
introduce my self eventho this is my first post. Just contact me at @IstyUtamy
Since so many friends asked me about my Korean trip,
i will share it. So you can find your answer in this post, because its too
tired to answer one by one question. Lets enjoy :”)
Day 1 (10 januari 2014)
Seperti berasa mimpi gak mimpi akhirnya bisa
juga ke Korea. Karena semuanya serba dadakan. Beli tiket h-1 bulan dan akhirnya
beli dengan harga yang cukup mahal. Packing pun rasanya ogah-ogahan. Tapi akhirnya
semua selesai juga dan yaaa lets go to Soekarno Hatta. Janjian sama Ara di
terminal 3. Dia udah dateng dari jam 16.30 sedangkan gw baru dateng jam 18.30,
ah mianhae chingu-ah :p
Karena waktu yang udah mepet akhirnya langsung
check in dilanjut sholat magrib dan makan di Bakmi GM. Sekitar jam
19.30 akhirnya mutusin buat nunggu di boarding gate aja. Ohya ke Korea ini gw
bertiga, Ara (@nobitakudo) dan sepupunya
dari Pontianak Chandra. Baru masuk boarding gate langsung dapet kabar flight
kami delay satu jam. Antara khawatir juga karena nanti harus transit di Kuala
Lumpur dan waktu transit hanya satu jam. Akhirnya terbanglah kami ke KL dengan
sebelumnya dikasih nasi kotak sebagai kompensasi delay 1 jam.
Ke KL flight jam 21.30 WIB dan sampe di KL jam
00.30 waktu setempat. Karena pesawat delay, turun dari pesawat kita langsung di
sambut sama petugas bandara yang teriak-teriak. “Koreaaaa, Incheoooonn,
Incheoooonn”. Jadi kita yang transit menuju Korea dikumpulin dulu semuanya dan
sama-sama ke bagian imigrasi dan langsung digiring ke pesawat lagi. Tanpa jeda,
semuanya serba buru-buru. Masuk pesawat diliatin orang sepesawat, karena mereka
harus nungguin kita semua dari Indonesia. Jadi penerbangan telat sekitar 30
menit. And here we go. KOREA, I’M COMIIINNNGGG :D
Day 2 (11 januari 2014)
Akhirnya sampai juga di Incheon International
Airport sekitar jam 08.30 KST. Baru pertama kali nginjakin kaki di bandara
terbaik kedua di dunia. Untuk yang belum pernah ke Korea sedikit mau share aja.
Jadi dia itu dari tempat turun pesawat ada fasilitas semacam subway yang
bawa kita ke bangunan utama bandara. Keren aja gitu, di Indonesia gak ada,
paling mentok naik bis lol.
Singkat cerita setelah ambil bagasi dan
sarapan di bandara kita mutusin untuk naik Limousine Bus dari Airport menuju
hostel. Awalnya mau naik subway, tapi apa daya koper beratnya aja 18kg dan gak
sanggup naik turun tangga dengan koper seberat itu. Naiklah kita Limousine Bus
nomor 6002 dengan bayar 10.000 won.
Kita menginap di Orange Guesthouse di daerah
Hongdae. Setelah unpacking dan istirahat sebentar akhirnya kita mulai menjelajahi Seoul dan
diawali dengan makan Samgyetang di restoran depan hostel.
Ini Samgyetang depan hostel. Enak banget, harganya sekitar 12.000 won kalo gak salah.
Ini penampakan depan hostel kita. Gak berani foto dalam kamar karena berantakan banget hehe
Setelah kenyang kita langsung menuju Mouse
Rabbit (caffe-nya Yesung). Untuk kesana kita harus naik subway dan turun di
Konkuk University. Sayangnya disana lagi gak ada Yesung, Cuma ada omma dan
appa. Kita janjian sama temennya Ara disini sambil menikmati secangkir hot
choco.
Akhirnya kita memutuskan untuk ke Gwanghwamun
Square. Menikmati patung King Sejong di malam hari. Gak jauh dari Gwanghwamun,
ada Chonggyeocheon Stream. Tau kan yang jadi lokasi syuting MV SJ SNSD Seoul
Song, yang adegan Kyuhyun ngelamar Seohyun.
Disebrangnya ada halte untuk Seoul City Tour,
dan akhirnya kita mutusin untuk naik bis tersebut. Sekitar 45 menit diajak
berkeliling kota Seoul dengan istirahat 10 menit di Namsan Tower. Dan kita pun
kembali ke hostel untuk istirahat.
Dari dalam Seoul City Tour Bus
Kota Seoul di malam hari dari Namsan Tower
Day 3 (12 januari 2014)
Pagi-pagi pas kita nengok di jendela ternyata
lagi turun saljuuuuu. Bayangkan, kita sebagai orang tropis yang gak pernah liat
salju, liat salju pertama kali noraknya banget-banget. Keluar hostel tanpa
pakai coat dan Cuma pakai sendal. Langsung naik ke lantai 2 dan nyeker demi
bisa rasain salju itu kaya apa lol.
Jam 10 pagi kita udah siap-siap menuju ke
Namsan Hanok Village. Di subway station sempet ditolong sama ahjussi baik hati.
Dia gak bisa bahasa Inggris tapi niat banget bantuin kita yang kebingungan di
station. Susah payah jelasin pake peta, padahal kita tau kita harus kemana.
Cuma gimana bilang ke ahjussi itu kalo kita udah ngerti kita harus kemana.
Namsan Hanok Village. Banyak orang pribumi
yang lagi main mainan tradisional disini. Berhubung anak-anak sekolah lagi
libur winter juga.
Setelah itu kita ke Namsan Tower dengan naik
bus dari depan Namsan Hanok Village. Untuk bisa ke Namsan Tower itu kita harus
nanjak dulu. Maklum di Indonesia gak biasa olahraga, nanjak segini jadi berasa
capek, kalah telak pokonya sama halmoni dan haraboji.
Dari Namsan ini kita bisa langsung ke Itaewon
dengan naik bis, jadi gak perlu capek-capek naik turun tangga di subway
station. Sesampainya di Itaewon kita langsung cari makan siang. Disini banyak
makanan halal. Dan akhrnya kita memutuskan untuk makan disini dengan memesan
bibimbap, japchae dan sup iga sapi (lupa nama Koreanya)
Setelah itu kita memutuskan untuk sholat di
Mesjid terbesar di Seoul, dan subhanallah-nya kita kesini bertepatan dengan
adzan ashar. Rasanya itu luar biasa banget bisa denger adzan di Korea, yang notabene
islam itu minoritas disini.
Selanjutnya kita mutusin ke Myeongdong, gak
belanja cuma window shopping aja. Hari kedua udah belanja mah, matilah awak,
hidup masih panjang di Korea. Karena capek habis jalan-jalan di Namsan dan
Myeongdong kita mutusin untuk balik ke hostel niatnya untuk istirahat sebentar
dan lanjut ke Mouse Rabbit dan Grill5 taco (Restaurantnya Donghae). Lagi iseng
buka twitter tiba-tiba Ryeowook update masalah bora di Sukira dan dia minta
kita untuk dateng liat dia. Tanpa mikir panjang langsung deh ke KBS dengan amat
keburu-buru. Padahal bora masih 2 jam lagi, alhasil hp semua ketinggalan.
Nyampe sana kita nyasar total. Gatau KBS dimana, nanya orang akhirnya nemu tapi
kita gak nemu dimana bisa liat broadcast radio. Akhirnya nyerah balik lagi ke
hostel. Fyi, pada saat itu suhu -7 tapi banyak angin jadi feels like -16.
Bayangin coba dinginnya kaya apa bayangiiiinnn. Kita berdua udah menggigil,
gigi udah menggretak, udah mau nangis rasanya pengen balik ke Indonesia saat
itu juga.
Lanjut di part 2 hihi












0 komentar:
Posting Komentar